Sigmanews
- Untuk memberikan hak memilih bagi pemilih di luar negeri, sebuat
software tengah dikembangkan. Ketua National Authority database, Tariq
Malik mengatakan bahwa Mahkamah Agung akan diberikan keterangan mengenai
software tersebut.
Ketua NADRA Di ibukota federal Islamabad ketika berbicara dengan TV
saluran pribadi Geo Berita mengatakan bahwa pandangan dari partai
politik dan Komisi Pemilihan juga akan diminta pendapatnya mengenai
perangkat lunak untuk hak untuk memilih Pakistan di luar negeri.
Ketua NADRA mengatakan NADRA telah membantu Komisi Pemilihan untuk
merancang sistem pengawasan sistem pemilu. Keamanan akan diperketat
terutama bagi yang mangkir pajak maupun mempunyai identitas ganda.
Tariq Malik mengatakan melalui NADRA. 2 juta orang telah dilakukan
pemeriksaan dan hal ini dapat membantu HEC untuk proses komputerisasi.
(aq)