INILAH.COM,
Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan,
tetap menunggu keputusan siapa yang diusung oleh Partai Kebangkitan
Bangsa (PKB) di Pilpres 2014. Termasuk, apakah Rhoma Irama atau bahkan
Jusuf Kalla atau JK.
Dirinya bersama JK dan Rhoma akan menunggu pencalonan presiden dari PKB pasca pemilihan legilsatif (pileg) 9 April 2014 nanti.
"Sama saja JK, saya, Rhoma, sama saja nunggu bulan April, bukan dibulan depan, pasti nunggu April," kata Mahfud di sela-sela acara temu Caleg (calon legislatif) DPR/DPD RI lintas Partai dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), di Jakarta, Rabu (5/2/2014).
Bekas Menteri Pertahan era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu menyampaikan apresiasinya terhadap eletabilitas JK yang tinggi. Dia menilai positif kalau JK. Karena kapasitas JK yang mumpuni.
"Ya enggak apa-apa elektabilitasnya JK, kan kita baik kalau punya presiden baik kayak dia (JK), kan kita punya segmennya sendiri," ujarnya. [gus]
Dirinya bersama JK dan Rhoma akan menunggu pencalonan presiden dari PKB pasca pemilihan legilsatif (pileg) 9 April 2014 nanti.
"Sama saja JK, saya, Rhoma, sama saja nunggu bulan April, bukan dibulan depan, pasti nunggu April," kata Mahfud di sela-sela acara temu Caleg (calon legislatif) DPR/DPD RI lintas Partai dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), di Jakarta, Rabu (5/2/2014).
Bekas Menteri Pertahan era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu menyampaikan apresiasinya terhadap eletabilitas JK yang tinggi. Dia menilai positif kalau JK. Karena kapasitas JK yang mumpuni.
"Ya enggak apa-apa elektabilitasnya JK, kan kita baik kalau punya presiden baik kayak dia (JK), kan kita punya segmennya sendiri," ujarnya. [gus]
